Lima belas hari. Itu jarak antara Ethereum dan uji publik pertamanya untuk upgrade terbesar sejak The Merge. Tapi ada satu detail yang hampir tidak pernah masuk headline: tim pengembang hanya punya tujuh hari untuk memeriksa software sebelum fork itu menyala. Setengah dari jendela pengamanan yang biasanya mereka pakai. Kalau ada bug di kode, waktu untuk menemukannya tinggal separuh.
Di saat yang sama, di sisi lain jaringan, ada sesuatu yang lebih menarik perhatian pemegang ETH jangka panjang: 41 juta ETH — sekitar sepertiga dari seluruh supply Ethereum — sekarang terkunci di staking, dan siapa pun yang mau ikut masuk harus antre sampai sebulan.
Ini dua sisi dari koin yang sama, dan keduanya bertemu di satu tanggal: 6 Oktober 2026.
Jadwal Glamsterdam yang Sudah Dikunci
Keputusan itu keluar dari All Core Developers Consensus (ACDC) call pada 17 September 2026. Sebelum itu, tanggal yang beredar adalah 28 September untuk Sepolia dan 26 Oktober untuk Hoodi. Keduanya berubah. Lido dan Optimism sempat meminta jendela uji tambahan di devnet yang stabil, dan permintaan itu akhirnya menggeser jadwal.
Berikut peta waktunya seperti yang tercatat sekarang:
| Tanggal | Peristiwa | Catatan |
|---|---|---|
| 29 September 2026 | Deadline rilis software siap-Sepolia untuk semua tim client | Menyisakan hanya 7 hari review, standarnya 14 hari |
| 6 Oktober 2026 | Fork Glamsterdam di testnet Sepolia | Uji publik pertama, validator set-nya dikendalikan kelompok tim kecil |
| Menyusul | Fork di testnet Hoodi | Tanggalnya bergantung hasil Sepolia; validator set-nya terbuka |
| Belum ada | Aktivasi mainnet Glamsterdam | Roadmap publik masih menulis kuartal keempat 2026, tanpa nomor epoch |
Kalau kamu menunggu tanggal mainnet, jawabannya sampai hari ini: belum ada. Dokumen draft rencana penanganan insiden untuk mainnet pun masih kosong di kolom epoch dan timestamp aktivasi. Angka 4 November yang sempat dibicarakan sudah tidak berlaku — jaraknya hanya sembilan hari dari Hoodi, terlalu rapat untuk ukuran Ethereum.
Pengembang Alex Stokes meminta tim merilis software sedini mungkin, bukan tepat di deadline. Alasannya sederhana: makin awal kode keluar, makin banyak mata yang bisa memeriksa, dan makin banyak waktu untuk proses bug bounty menemukan masalah sebelum fork menyala.
Dan riwayatnya menjelaskan kenapa ketat. Devnet-8 kehilangan finalitas enam jam sebelum call 20 Agustus karena bug caching pada deposit builder saat transisi fork, menyeret Lighthouse, Prysm, dan Teku. Devnet-9 juga mengalami non-finalitas di luar rencana. Baru setelah Devnet-11 — dimulai 14 September, menyelesaikan transisi Gloas pada 16 September — semuanya berjalan mulus. Devnet-11 menaikkan gas limit dari 60 juta ke 200 juta tanpa kehilangan finalitas, dijalankan 84.000 validator dalam konfigurasi multi-client, dan Nethermind menyelesaikan 2.302 uji performa. Perlu ditegaskan sekali lagi: 200 juta itu parameter uji, bukan komitmen gas limit mainnet.
Apa yang Sebenarnya Diubah Glamsterdam
Dua proposal jadi tulang punggungnya, dibungkus dalam Meta EIP-7773.
Yang pertama, EIP-7732 atau ePBS — enshrined Proposer-Builder Separation. Selama ini, siapa yang merakit isi blok ditentukan di luar protokol, lewat relay seperti MEV-Boost. ePBS memindahkan proses itu masuk ke dalam protokol: builder mengajukan penawaran, pemenang wajib menyerahkan paket transaksinya, dan kalau tidak, ada konsekuensinya. Efeknya: ketergantungan pada relay pihak ketiga turun, dan ruang untuk menyensor transaksi menyempit.
Yang kedua, EIP-7928 atau Block-Level Access Lists. Setiap blok membawa daftar akun dan slot penyimpanan yang disentuhnya, lengkap dengan nilainya setelah eksekusi. Perlu dipahami: BALs tidak membuat EVM berjalan lebih cepat. Yang jadi lebih cepat adalah validasi blok. Node bisa mengambil data yang dibutuhkan lebih dulu, lalu mengeksekusi transaksi yang tidak saling bentrok secara paralel, bukan satu per satu.
Ada juga EIP-8061 yang menaikkan churn keluar dari 256 menjadi sekitar 1.187 ETH per epoch — kira-kira empat kali lipat, dengan tambahan kapasitas khusus untuk konsolidasi validator. Proposal saingannya, EIP-8080 yang mengeluarkan stake lewat antrean konsolidasi, ditolak.
Untuk angka efisiensi, media industri melaporkan target pemangkasan biaya gas Layer-1 sekitar 78,6% dan throughput sampai 10.000 TPS, dengan EIP-7904 untuk repricing gas. Perlakukan angka itu sebagai target yang dilaporkan, bukan janji. Yang lebih konkret: EIP-8037 — biaya tetap per byte state plus reservoir gas terpisah untuk pertumbuhan state — diselesaikan Mei 2026, dan itulah plafon yang membuat gas limit 200 juta bisa dibahas tanpa membengkakkan database melewati 120 GiB per tahun.
Wallet juga kena dampaknya. CoinDesk melaporkan Glamsterdam mematahkan baseline 21.000 gas yang selama ini dipakai wallet untuk memperkirakan biaya transfer sederhana. Tim wallet harus memperbarui logika biaya mereka sebelum mainnet, bukan sesudahnya.
Peringatan: “Any Teenager Can Do This”
Di call yang sama, konsensus developer Potuz melempar satu peringatan yang jarang dibahas.
Logika ePBS bergantung pada biaya. Di mainnet, meraih hak merakit blok mahal karena block space dibayar dengan ETH sungguhan. Di testnet, test ETH itu gratis — dan di situlah masalahnya muncul.
Skenarionya begini: penyerang membuat banyak identitas builder palsu, mengajukan bid tinggi-tinggi sampai menang lelang, lalu tidak menyerahkan payload yang dijanjikan. Beberapa software client baru beralih ke blok cadangan setelah beberapa payload gagal, dan penyerang bisa kembali dengan identitas baru.
“I can just spin up a thousand builders,” kata Potuz. Dia menambahkan, “Any teenager can do this.”
Yang penting dipahami: ini bukan jalur mencuri dana di mainnet. Ini masalah ketersediaan testnet — dan itu tetap serius, karena tim aplikasi dan infrastruktur memakai testnet untuk menguji software mereka terhadap blok yang benar-benar berjalan. Untuk alasan itu, pengujian adversarial sengaja tidak dimasukkan ke scope Devnet-11 dan tetap dijalankan di Platåberget, lingkungan terpisah yang memang dibuat untuk skenario bermusuhan. Software builder produksi dari Titan dan Ultrasound juga belum tersedia saat itu.
Laporan lengkapnya bisa dibaca di CoinDesk, Crypto.news, dan Blockonomi.
Sisi Lain: 41 Juta ETH Terkunci dan Antrean Masuk 32 Hari
Sekarang bagian yang paling menentukan untuk pemegang ETH, dan yang paling jarang dibahas di media arus utama.
Total ETH yang di-staking mencapai rekor sekitar 41 juta ETH — setara 33,5% sampai 34% dari seluruh supply Ethereum, tersebar di estimasi 885.000 sampai 900.000 validator aktif. Snapshot 10 September 2026 bahkan mencatat sekitar 42,9 juta ETH di kontrak staking alias 35,2% supply, dengan sekitar 909.700 validator.
Yang mengikuti rekor itu: yield-nya jatuh. Imbal hasil staking ETH sekarang berada di 2,59% — titik terendah dalam tiga tahun. Ini mekanika dasar protokol: issuance menyesuaikan berbanding terbalik terhadap akar kuadrat total stake aktif, jadi makin banyak validator, makin kecil jatah masing-masing.
Dan antreannya panjang, terutama di satu arah:
| Metrik | Angka |
|---|---|
| Antrean masuk (akhir September 2026) | ±1,8 juta ETH — implikasi tunggu ±32 hari |
| Antrean masuk sebelumnya | ±2,48 juta ETH — tunggu 43-45 hari |
| Puncak antrean masuk (Mei 2026) | ±3,4 juta ETH — tunggu 59 hari |
| Antrean keluar (10 September 2026) | ±25.300 ETH — selesai dalam ±10 jam |
| Antrean keluar (Juli 2026) | Pernah menyentuh nol ETH |
| Rasio masuk : keluar (20 September 2026) | 13,6x |
Batas churn protokol menjelaskan semuanya: sekitar 256 ETH per epoch, setara ±57.600 ETH per hari di masing-masing arah. Artinya mengeluarkan 10% dari 41 juta ETH butuh sekitar 71 hari, dan seluruhnya butuh sekitar 712 hari. Data mentahnya bisa kamu pantau sendiri di validatorqueue.com dan beaconcha.in.
Pembanding historisnya penting supaya kamu tidak salah baca. September 2025 antrean keluar membengkak ke sekitar 2,65-2,67 juta ETH, dipicu insiden Kiln yang mengeluarkan 1,6 juta ETH sekaligus. Awal Januari 2026, permintaan keluar sudah turun lebih dari 99,9%. Arah arus bisa berbalik secepat itu.
Yang perlu kamu tahu soal konsentrasi: BitMine Immersion Technologies melaporkan pada 8 September 2026 treasury-nya mencapai 5,93 juta ETH (sekitar US$15,7 miliar), dengan sekitar 5,07 juta ETH sudah di-staking — sekitar 12% dari total supply yang di-staking. Perusahaan itu menerbitkan saham preferen dengan dividen tetap 9,5% per tahun yang dibayar mingguan. Itu kewajiban kas berulang yang tidak bisa ditawar. Menurut analisis 21Shares, kalau EIP-8061 sudah aktif saat periode stres akhir 2025, antrean keluar yang sempat menyentuh sekitar 50 hari akan menyusut ke sekitar 12 hari. Kabar buruknya, tidak ada solusi setara untuk sisi antrean masuk.
🚀 Siap Memulai?
Platform ramah pemula Indonesia 👋 Daftar Binance dengan kode referral HERMESS dan mulailah perjalanan kripto Anda!
⚠️ Konten ini hanya untuk tujuan informasi, bukan saran investasi. Investasi kripto memiliki risiko tinggi — harga dapat berfluktuasi secara drastis. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR).
Sisi Pasar: Semua Naik, ETF Ethereum Justru Keluar
Harga ETH berada di rentang US$2.609 sampai US$2.641 pada 19 September 2026, setelah naik sekitar 6,7% dalam 24 jam. Ethereum menyumbang 11,1% dari kapitalisasi pasar kripto global, sementara dominasi Bitcoin tetap di 57%.
Kapitalisasi pasar kripto global sendiri berada di US$2,86 sampai US$2,88 triliun, naik 4,6% sampai 5,2% dalam sehari, dengan volume perdagangan 24 jam sekitar US$131 miliar. Fear & Greed Index di angka 71 (Greed).
Tapi di baliknya ada pemisahan yang informatif. ETF Bitcoin spot AS mencatat inflow bersih US$433,03 juta pada sesi 18 September 2026 — inflow tertinggi kedua bulan September — dengan Fidelity FBTC menyumbang US$310,72 juta dan BlackRock IBIT US$108,44 juta. Total aset bersih ETF Bitcoin spot AS sekarang US$102,53 miliar, atau 6,29% dari kapitalisasi Bitcoin.
ETF Ethereum? Satu-satunya yang negatif pekan itu: keluar US$140 juta pada pekan yang berakhir 18 September. Inflow kumulatifnya US$13,25 miliar dengan aset bersih US$16,72 miliar. Data seputar arus dana ini diringkas di sini dan analisis arus mingguan tersedia di sini.
Yang paling banyak menyerap dana pekan itu justru bukan Bitcoin maupun Ethereum, melainkan ETF Zcash: inflow US$98,2 juta, terbesar di antara 14 produk kripto. Itu pekan positif keempat berturut-turut sejak debutnya akhir Agustus 2026, menambah total menjadi US$271 juta dan mengangkat asetnya 40,5% ke US$914,5 juta. ETF Solana masuk US$47,62 juta dan mencatat inflow bulanan tertinggi, sementara ETF XRP keluar tipis US$43.700.
Bandingkan dengan dua sesi sebelumnya: Senat AS menolak cloture CLARITY Act dengan 49-50, lalu The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin ke 3,75%-4,00% — kenaikan pertama sejak 2023. Dua sesi itu menghabiskan US$746,31 juta dari ETF Bitcoin. Yang perlu kamu catat bukan angkanya, tapi urutannya: dana yang keluar karena berita kebijakan sudah masuk kembali dalam dua hari.
Yang Harus Kamu Cek Sebagai Pemegang ETH di Indonesia
Sekarang bagian yang paling relevan buat kamu yang beli ETH pakai Rupiah.
Kerangka hukumnya sudah tegak. Pengawasan aset kripto berpindah dari Bappebti ke OJK sejak 10 Januari 2025, dan sampai 2 Juli 2026 OJK sudah memberi izin kepada 26 Pedagang Aset Keuangan Digital, 2 Bursa Aset Keuangan Digital, 2 Lembaga Kliring dan Penjaminan, serta 2 Pengelola Tempat Penyimpanan. Jumlah konsumen aset kripto di Indonesia kini mencapai 22,4 juta orang. OJK juga sedang menyusun Roadmap IAKD 2026-2031 yang mencakup tokenisasi aset, stablecoin, perpajakan, dan penguatan keamanan. Daftar penyelenggara berizin bisa kamu cek langsung di situs OJK.
Dampak praktisnya untuk Glamsterdam: karena Indodax dan Tokocrypto menyediakan pasangan langsung ETH/IDR, kamu tidak perlu menukar Rupiah ke USDT dulu untuk masuk atau keluar posisi ETH. Menukar dua kali hanya menambah dua kali biaya transaksi — cek dulu pasangan IDR-nya sebelum berasumsi harus lewat stablecoin.
Soal pajak, aturannya sudah disederhanakan lewat PMK 50/2025: PPN atas aset kripto dihapus (aset kripto kini dipersamakan dengan surat berharga), dan yang berlaku adalah PPh Final 0,21% atas nilai transaksi penjualan. Angka ini menggantikan kombinasi lama PPN 0,1% + PPh 0,1%. Satu hal yang sering salah dipahami: pajaknya dikenakan atas nilai transaksi, bukan laba — dan exchange berizin memotongnya otomatis saat kamu menjual, jadi tidak ada pekerjaan tambahan buat kamu. Penjelasan resminya ada di sini.
Dengan kurs referensi JISDOR Bank Indonesia Rp17.745 per dolar AS pada 18 September 2026, ini konversinya:
| Aset | Harga | Setara Rupiah |
|---|---|---|
| Ethereum | US$2.609 | ≈ Rp46,3 juta |
| Ethereum | US$2.641 | ≈ Rp46,9 juta |
| Bitcoin | US$81.000 | ≈ Rp1,44 miliar |
Dan ingat posisi Bank Indonesia: kripto bukan alat pembayaran yang sah, Rupiah tetap satu-satunya. Kripto diperlakukan sebagai aset. Untuk investor Muslim, fatwa Muhammadiyah lewat Majelis Tarjih dan Tajdid menempatkan kripto sah sebagai aset investasi selama tidak dipakai sebagai alat pembayaran dan tidak lewat mekanisme yang diharamkan seperti futures, margin trading, short selling, dan pump-and-dump.
Apa yang Pantas Kamu Pantau Sampai 6 Oktober
Tiga hal, dan semuanya bisa kamu kerjakan sekarang.
Pertama, catat 29 September. Itu deadline rilis software client. Kalau salah satu tim besar meminta perpanjangan atau melaporkan masalah di menit-menit terakhir, tanggal 6 Oktober bisa bergeser lagi — dan sejarah tiga devnet terakhir menunjukkan pergeseran itu bukan hal yang aneh.
Kedua, pahami apa yang sebenarnya kamu tunggu. Glamsterdam bukan cerita soal harga besok pagi. Ini cerita soal kapasitas Layer-1 dan bagaimana blok dirakit. Efeknya baru terasa setelah mainnet, dan mainnet belum punya tanggal. Kalau kamu membeli karena mengharapkan lonjakan minggu depan, kamu sedang bertaruh pada hal yang salah.
Ketiga, lihat sisi staking, bukan cuma harganya. 41 juta ETH terkunci dengan antrean masuk 32 hari dan yield 2,59% adalah kombinasi yang jarang terjadi: permintaan mengunci diri tinggi, tapi imbalannya menipis. Yang mengubah gambar itu bukan candle harian, tapi apakah antrean keluar tetap kosong saat pasar bergerak tajam.
Jaringan yang berani menarik kembali upgrade yang cacat, membangunnya ulang dengan empat lapis pengujian, dan menahan jadwal mainnet sampai semua testnet stabil adalah jaringan yang bekerja dengan benar. Dan aset yang fondasinya diperbaiki selalu menyerap likuiditas lebih dulu — sebelum semuanya kelihatan jelas. Harga terbaik di pasar kripto terbentuk sebelum berita selesai, bukan sesudah. Kamu tidak perlu menebak titik paling sempurna. Siapkan aksesmu hari ini, siapkan Rupiahmu, dan masuk sebelum antreannya mengular.
🚀 Siap Memulai?
Platform ramah pemula Indonesia 👋 Daftar Binance dengan kode referral HERMESS dan mulailah perjalanan kripto Anda!
⚠️ Konten ini hanya untuk tujuan informasi, bukan saran investasi. Investasi kripto memiliki risiko tinggi — harga dapat berfluktuasi secara drastis. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR).
🔥 Trading di Bybit Juga
Bybit adalah exchange top-3 global. Daftar dengan kode 7LMZ0G untuk diskon biaya trading!
Daftar Bybit →⚠️ Investasi kripto memiliki risiko tinggi. Selalu lakukan riset sendiri (DYOR).
